Pages

Ads 468x60px

Minggu, 23 Maret 2014

4 Penyebab Sakit Gigi Dan Cara Mengatasinya

Sakit gigi bisa timbul secara mendadak. Penyebab umum dari sikat gigi adalah adanya lubang pada gigi yang disebut dengan kavitasi atau karies gigi. Selain itu, sakit gigi juga bisa timbul karena penyebab lainnya, seperti infeksi kanal akar gigi, erosi gusi atau gigi longgar.
1. Gigi longgar
Gigi longgar bisa menimbulkan rasa sakit ketika mengunyah makanan. Penyebabnya umumnya adalah penyakit pada gusi, seperti periodontitis dan gingivitis, walaupun juga dapat disebabkan oleh benturan atau kecelakaan. Untuk mengatasi gigi longgar, dokter gigi perlu mengatasi penyakit yang terjadi pada gusi dengan cara pembersihan gigi dan pengobatan. Gigi yang sedikit goyang masih bisa diperkuat engan cara menambatkan ke gigi yang terdapat di dekatnya. Gigi yang goyang ke semua arah harus dicabut.
2. Infeksi kanal akar gigi
Kanal akar gigi yang mengalami infeksi dapat menimbulkanrasa sakit dengan rasa nyeri yang menyebar ke daerah lain pada wajah dan tengkorak. Terkadang terjadi abses pada akar gigi yang bisa menetap dalam tulang rahang penderita dalam waktu bertahun-tahun dan secara terus menerus menyebarkan bakteri ke dalam aliran darah penderita. Infeksi kanal gigi bisa membuat gigi mati sehingga gigi perlu dicabut. Pemanfaatan vitamin, herbal atau resep antibiotik umumnya tidak mengatasi masalah jika tidak disertai dengan ekstraksi dan pembersihan kanal akar gigi dan jaringan yang ada di sekelilingnya.

3. Erosi gusi
Erosi pada gusi bisa menyebabkan akar gigi terekspos. Hal ini menyebabkan gusi menjadi sensitif terhadap makanan atau minuman yang panas, asam dan dingin. Penyebab erosi gusi bisa karena penyakit gusi atau menyikat gigi terlalu keras.
Erosi gusi berlangsung secara bertahan dalam waktu yang lama. Erosi gusi umum terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun. Jika penyebab erosi gusi adalah terlalu keras menyikat gigi, hal yang harus dilakukan adalah mengganti sikat dengan bulu sikat yang lebih halus dan mengurangi tekanan.
Erosi gusi dapat dibetulkan dengan ara cangkok gusi, yang merupakan prosedur operasi plastik yang harus dilakukan oleh dokter gigi spesialis.
4. Karies gigi
Karies gigi merupakan nama kolektif untuk kerusakan gigi pada enamel (zat yang ada pada mahkota gigi), dentin (zat yang ada di tengah antara akar dan mahkota) dan sementum (zat pada akar gigi). Gigi yang berlubang bisa disebabkan oleh bakteri tertentu yang menghasilkan asam laktat dari hasil fermentasi karbohidrat seperti glukosa, fruktosa dan sukrosa.
Gigi terutama terdiri dari mineral yang mengalami proses demineralisasi dan remineralisasi secara konstan. Demineralisaisi terjadi karena penggunaan gigi, terutama karena mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan asam. Remineralisasi gigi terjadi dengan bantuan pasta gigi yang mengandung flouride, air liur dan obat kumur. Saat pH pada permukaan gigi di bawah 5,5 karena asam laktat yang dihasilkan oleh bakteri, demineralisasi lebih cepat dari mineralisasi sehingga membuat kandungan mineral pada gigi berkurang sehingga bisa mengarah ke terbentuknya lubang pada gigi.
Cara terbaik untuk mengatasi gigi berlubang adalah dengan pergi ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan oleh dokter gigi agar tidak berkembang ke tingkat yang lebih parah sehingga perlu dicabut, atau bahkan bisa mengakibatkan infeksi yang berbahaya. Dokter gigi akan mengebor lubang untuk membersihkan kerusakan pada gigi lalu menambal gigi dengan implan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

 
 
Blogger Templates